Poopee Whoopee | Popok Kain Itu Menyenangkan!

cloth diapering is fun!

Tips & Trik Mencuci Popok Kain dengan Mesin Cuci Bukaan Depan

Sejak awal berumah tangga, mesin cuci yang digunakan di rumah kami berjenis bukaan depan. Sempat kaget juga waktu baca beberapa artikel yang mengatakan kalau mesin cuci bukaan depan sebenarnya tidak ideal untuk mencuci popok kain. Metode cucinya yang hemat air justru menjadi kekurangan ketika harus berurusan dengan cucian popok yang memang butuh cukup banyak air untuk mencegah terbentuknya residu deterjen.

Tapi, setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Apalagi ketika kita punya tujuan mulia *masukkan back sound syahdu* untuk ikut melestarikan lingkungan hidup dengan menggunakan popok kain plus mesin cuci hemat air.🙂

Karena mesin cuci bukaan depan menggunakan sedikit air, maka ada dua hal yang perlu kita perhatikan, yaitu: karakter mesin dan jenis deterjen. Yang kita inginkan adalah mendapatkan aliran air terbanyak dan deterjen yang menghasilkan busa paling sedikit supaya tidak perlu proses pembilasan yang lama. Bagaimana caranya?

Walaupun sama-sama mesin cuci bukaan depan, biasanya mesin dengan merk dan seri yang berbeda punya karakteristik yang berbeda pula. Pelajari buku panduan pemakaian dan temukan setting yang menggunakan air terbanyak, misalnya setting untuk pencucian pakaian yang sangat kotor.

Saya menggunakan siklus seperti di bawah ini untuk mencuci popok sehari-hari dengan mesin cuci di rumah saya:

Fase Pre-Wash: Quick Wash Cold tanpa deterjen

Fase Wash: Heavy Wash Hot, Extra Rinse dengan deterjen

Fase Rinse: Quick Wash Hot, Extra Rinse tanpa deterjen

Kalau setelah melakukan tiga langkah pencucian di atas saya lihat air masih berbusa maka saya akan mengulangi langkah terakhir sekali lagi. Kalau memang busa masih sangat banyak (misalnya ketika tidak sengaja memasukkan terlalu banyak deterjen), saya akan mengulangi langkah yang kedua tapi tanpa deterjen.

Selain siklus cuci, yang juga penting adalah deterjen yang dipakai. Pilih deterjen khusus mesin cuci yang berbusa sedikit. Tapi cek juga bahan yang terkandung di dalamnya karena tidak semua deterjen khusus mesin cuci baik untuk popok kain.

Bagaimana kalau cara di atas tidak cukup?

Salah satu cara untuk mengetahui popok kain sudah benar-benar bersih adalah dengan menciumnya begitu keluar dari mesin cuci. Kalau masih pesing, berarti popok memang belum bersih. Kalau harum (walaupun hanya sepintas), berarti popok juga belum bersih karena masih menyimpan residu deterjen. Kalau tak berbau, berarti popok sudah bersih.

Berikut tips yang sejauh ini berhasil saya kumpulkan dari berbagai sumber:

  • Selalu bilas popok kain kotor setiap habis diganti sehingga setidaknya sebagian besar kotoran dan urine si kecil sudah terlepas.
  • Jangan menggunakan rotasi cuci yang terlalu panjang, maks. 2 hari sekali, supaya jumlah popok yang dicuci tidak terlalu banyak dan kotoran si kecil tidak terlalu lama mengendap sehingga susah dibersihkan.
  • Masukkan handuk besar yang basah ke dalam mesin cuci bersama cucian popok kain. Mesin cuci akan menganggap cucian lebih berat dan banyak sehingga akan mengeluarkan air yang lebih banyak. Gunakan dua handuk dan kurangi jumlah popok yang dicuci jika perlu.
  • Jika ada pilihannya, gunakan setting delicate wash atau hand wash untuk mengganti pre-rinse atau cold wash pada fase pre-wash. Jika ada juga, pilih no spin untuk mengakhiri fase pre-wash.
  • Mengulang fase pre-wash sampai 2x supaya popok sempat mendapatkan air yang banyak serta merangsang mesin untuk mengeluarkan air lebih banyak di fase selanjutnya.
  • Menambahkan air secara manual lewat kotak deterjen, seperti yang dijelaskan di artikel ini.

Mudah-mudahan setelah mencoba salah satu atau beberapa cara di atas, cucian popok kain benar-benar bersih dan tak berbau walaupun dicuci di mesin bukaan depan. Kalau punya tips lain untuk mencuci popok kain dengan mesin cuci bukaan depan, silahkan dibagikan lewat kolom komentar di bawah ya.

Silakan gunakan artikel ini, tetapi jangan lupa menyebutkan atau mencantumkan kami atau halaman ini sebagai sumbernya.

Hubungi kami lewat email ke poopeewhoopee@gmail.com atau sms ke 0878 8288 9002 (pengguna BB boleh meminta pin kami) untuk pertanyaan lebih lanjut tentang produk yang ada di toko kami.

Kunjungi toko kami di Multiply atau Facebook, dan ikuti tweets kami tentang popok kain. Anda juga bisa berlangganan newsletter kami dengan mengisi formulir ini dan dapatkan info seputar popok kain serta promo khusus pelanggan langsung di kotak surat Anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Maret 15, 2012 by in Artikel and tagged , , .

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan dan mendapatkan notifikasi tulisan baru lewat email.

Bergabunglah dengan 11 pengikut lainnya

Berlangganan Newsletter

Bergabung bersama kami di Facebook

Bergabung bersama kami di Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d blogger menyukai ini: