Poopee Whoopee | Popok Kain Itu Menyenangkan!

cloth diapering is fun!

{Review} Circus! oleh Mirna Adzania

Chloe lahirnya besar, 4 kg lebih sedikit. Dengan segera semua popok kain muat padanya, dan yang berukuran kecil dalam waktu 4 bulan segera menjadi tidak muat. Ketika mencari popok baru untuk menambah koleksi, saya melihat 3 hal; modelnya (warna, potongannya dan ukuran), bahannya dan harganya. Persis dengan urutan seperti itu.

Circus warnanya sih saya suka banget, dan cakupan ukurannya masih muat untuk Chloe, TAPI modelnya yang insert jadi satu dengan cover sebetulnya membuat saya was-was karena koleksi popok kain Chloe hampir semuanya pocket. Nah, spesifikasi bahannya: “Cool Plus Fleece” membuat saya SUPER DUPER penasaran. Harganya sih cukup masuk di akal.

Akhirnya sampailah satu buah Circus berwarna kuning di tangan saya. Seperti yang sudah saya bayangkan, bahannya lembuuut sekali. Tampilan modelnya lucu sih, tapi… hmmm insert yang menjadi satu dengan cover ini… saya masih skeptis cenderung pesimis.

Circus dengan model all-in-one (AIO) pocket combo. Insertnya udah kejahit kayak lidah gitu, diselipin ke dalam pocketnya.

Godaan untuk segera memakaikannya pada Chloe sungguh besar, tapi sebaiknya dicuci dulu 3x agar pengalaman berpopok menjadi maksimal.

Pencucian pertama Circus kuning dan insertnya yang jadi satu itu lama betul keringnya dibandingkan koleksi insert dan clodi Chloe yang lama-lama. Aduh, saya jadi was-was lagi. Pencucian kedua, waktu yang dibutuhkan Circus untuk kering di jemuran tidak selama pencucian pertama. Hmmm…. was-was saya berkurang sedikit. Pencucian ketiga, si Circus keringnya sama cepat dengan clodi lainnya. Wow!

Pembelian satu paket Circus mendapatkan satu insert ekstra yang bisa digunakan sebagai booster. Untuk pemakaian pertama saya tidak menggunakan insert ekstra itu untuk mengetahui seberapa efektif Circus menghadapi Chloe yang medium wetter.

Pantatnya tidak tampak sebesar biasanya, hihihi

Hari itu kami hendak pergi berkunjung ke Cemeti Art House. Sesudah makan siang, sekitar pukul satu, saya pakaikan Circus pada Chloe. Ternyata model potongannya yang semi all in one itu membuat tambahan liner bisa dipasangkan dengan sangat rapi. Wah, ini asyik sekali, pikir saya. Popok pocket favorit saya kalau dipasangi liner suka ke mana-mana, sehingga kadang kalau Chloe ngebom di popok, linernya yang miring jadi agak kurang guna. Model potongan Circus ini membuat liner tetap rapi terpasang biarpun Chloe aktif bergerak.

Yang lebih asoi lagi, benar-benar itu Circus slim penampakan dan rasanya! Saya yang terbiasa melihat pantat si Chloe mbolmbol menggembol membundar, jadi agak aneh juga sih melihatnya tidak sembolmbol biasanya.

Setelah popok terpakai kami pergi dan asik bermain sampai kami pulang lagi ke rumah pukul enam petang hari, Circus bertahan tanpa bocor! Wow banget! Kalau dipasangi booster pun Circus tetap akan nampak slim, dan mungkin bisa bertahan sampai 10 jam. (Tapi sebaiknya pakai popok apa pun tiap 4 jam ganti ya ibu-ibu dan bapak-bapak, sekalian.)

Demikianlah review dari saya🙂

Tulisan ini pertama kali diterbitkan oleh Mirna Adzania di sini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Maret 18, 2012 by in Circus by Poopee Whoopee, Review and tagged , , , , , , , , , , , .

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan dan mendapatkan notifikasi tulisan baru lewat email.

Bergabunglah dengan 11 pengikut lainnya

Berlangganan Newsletter

Bergabung bersama kami di Facebook

Bergabung bersama kami di Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d blogger menyukai ini: