Poopee Whoopee | Popok Kain Itu Menyenangkan!

cloth diapering is fun!

Penyebab Bau 1: Residu Deterjen

Keluhan orangtua yang menggunakan popok kain untuk anaknya bisa dirangkum jadi 3 huruf saja: B. A. U. Tapi ternyata pembahasannya tidak bisa hanya sambil lalu. Banyak dari kita merasa sudah mencuci dan merawat popok kain sesuai anjuran, tapi kok pesingnya nggak hilang-hilang ya?

 

popok bau

 

Kalau kita mengerti apa yang menjadi sumber permasalahan, kita bisa melakukan tindakan yang tepat untuk mengatasinya. Nah, salah satu penyebab bau yang menetap pada popok kain adalah residu deterjen.

 

Selain menyebabkan bau pada popok kain, residu deterjen juga mengurangi daya serap popok sehingga cairan tidak dapat menembus inner dan mengganggu fungsi penyerapan insert. Akibatnya, popok kain cepat bocor. Dan kalau ini terjadi, yang perlu kita lakukan adalah stripping atau strip-washing.

 

Ada berbagai macam cara stripping yang bisa disesuaikan dengan berbagai jenis popok kain dan juga gaya hidup kita. Panduan sederhananya bisa dibaca di sini.

 

Supaya residu deterjen tidak cepat terbentuk, kita sebaiknya memastikan kalau setiap kali mencuci popok, air bilasan terakhirnya sudah benar-benar jernih dan bersih dari busa deterjen. Kalau kita mencuci dengan mesin, selalu tambahkan siklus bilasan. Penambahan sedikit cuka (sekitar 1 sendok makan) di bilasan terakhir bisa jadi pilihan karena cuka mengembalikan keseimbangan pH, membantu mengangkat residu dan melembutkan kain.

 

Namun, perlu diingat, sejumlah produsen popok kain tidak menganjurkan penggunaan cuka karena penggunaan yang berlebihan justru akan merusak popok. Oleh karena itu, selalu berhati-hati dan lakukan langkah ini hanya kalau Anda benar-benar merasa nyaman.

 

Disadur dari “What’s that Smell?” oleh Serena di The Cloth Diaper Whisperer.

 

Silakan gunakan artikel ini, tetapi jangan lupa menyebutkan atau mencantumkan kami atau halaman ini sebagai sumbernya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Agustus 8, 2012 by in Artikel and tagged , , , , , .

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan dan mendapatkan notifikasi tulisan baru lewat email.

Bergabunglah dengan 11 pengikut lainnya

Berlangganan Newsletter

Bergabung bersama kami di Facebook

Bergabung bersama kami di Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d blogger menyukai ini: